Rabu, 28 Februari 2018

Kumpulan Contoh Paragraf Argumentasi Singkat dan Mudah

AnekaContoh-Didalam pelajaran Bahasa Indonesia terdapat salah satu materi yang mempelajari tentang sebuah paragraf. Paragraf tersebut dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah paragraf argumentasi. Paragraf argumentasi merupakan sebuah paragraf yang gagasan utamanya dikembangkan dengan menjabarkan ulasan, pendapat, bahasan, dan ide pribadi dari sang penulis. Paragraf argumentasi bertujuan untuk mempengaruhi serta meyakinkan kepada para pembaca agar mempunyai pendapat yang sama dengan pendapat dari penulis.

Kumpulan Contoh Paragraf Argumentasi

Supaya tujuan penulis dapat tersampaikan, maka didalam sebuah paragraf argumentasi perlu disertakan fakta-fakta aktual seperti hasil research, contoh, data, teori dari para ahli, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar dapat menguatkan pendapat yang dijabarkan dalam paragraf tersebut, sehingga pendapat dari penulis tidak hanya sekedar omong kosong dan dapat meyakinkan pembaca kemudian akan mempunyai pemikiran dan pendapat yang sama. Adapun ciri-ciri paragraf argumentasi adalah sebagai berikut :
  • Menjelaskan suatu permasalahan dengan cara menganalisa dan menganalogi.
  • Berisikan pendapat, pemikiran dan keyakinan dari si penulis terhadap sebuah peristiwa.
  • Mempunyai beberapa data yang dapat menguatkan pendapat si penulis yang digunakan untuk meyakinkan pembaca.
  • Di akhiri dengan sebuah kesimpulan, yaitu berupa sebuah pendapat yang lebih luas dan bukan merupakan penegasan kembali topik utama.

Berdasarkan cara pengembangan topik utamanya, paragraf argumentasi dibagi menjadi 2 yaitu :

1.Paragraf argumentasi sebab-akibat

Paragraf argumentasi sebab-akibat selalu diawali dengan pendapat yang berupa sebab-sebab dari permasalahan tertentu dan diakhiri dengan sebuah kesimpulan atau akibat dari beberapa sebab yang sudah dijelaskan diawal paragraf. Contohnya :

Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu maju mundurnya suatu bangsa. Adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan lagi bahwa pendidikan di indonesia adalah pendidikan yang sangat mahal dan tak terjangkau bagi masyarakat tak mampu. Pada tahun 2010 saja terdapat 1,08 juta siswa SD hingga SMA yang putus sekolah. Biaya pendidikan yang mahal diperkirakan menjadi sebab tingginya angka putus sekolah di tahun 2010 tersebut.

2.Paragraf argumentasi akibat-sebab

Kebalikan dengan paragraf argumentasi sebab-akibat, paragraf argumentasi akibat-sebab diawali dengan memaparkan suatu kondisi yang merupakan dampak dari sebuah permasalahan. Kemudian dikembangkan menuju pokok permasalahan serta dapat menjadi pemicu ataupun penyebab munculnya suatu peristiwa itu terjadi. Contohnya :

Kerusakan lingkungan merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh umat manusia di era modern sekarang ini. Hampir setiap hari kita selalu disuguhi dengan berita-berita tentang berbagai macam bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan dan berbagai macam bencana alam lain yang telah memakan banyak sekali korban baik harta maupun nyawa. Bencana-bencana alam "buatan" yang sering terjadi saat ini, tak lain dan tak bukan adalah akibat dari pola hidup sebagian besar manusia modern yang tidak ramah lingkungan.

Sebagaimana sudah dijelaskan diatas, berikut ini admin akan memberikan kumpulan contoh paragraf argumentasi yang dapat dengan mudah kamu pahami.

Contoh 1
Pendidikan gratis hanya janji yang bergema luas saat kampanye dan pemilihan pimpinan daerah maupun pusat. Saat pemilihan usai akan lain ceritanya. Anak-anak miskin di kota, desa, dan pedalaman tetap mengalami kesulitan untuk mengakses pendidikan yang layak. Di perkotaan sekolah berlomba-lomba meningkatkan sarana dan prasaran dengan jalan menaikkan pungutan dengan dalil sumbangan pendidikan, uang gedung, dan lain-lain karena biasanya masyarakat perkotaan lebih memilih sekolah yang mempunyai sarana pendidikan yang baik sehingga mereka tidak akan segan untuk membayar mahal demi memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka. Sebaliknya di pinggiran kota, pedesaan, dan pedalaman, sekolah tidak bisa mengenakan pungutan kepada orang tua siswa karena tidak ada lagi yang bisa dipungut dari masyarakat. Para siswa harus puas dengan kondisi fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak.

Contoh 2
Memilih SMA tanpa pertimbangan yang matang hanya akan menambah pengangguran karena pelajaran di SMA tidak memberi bekal bekerja. Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulusan SMP tidak latah masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah risiko bagi lulusan SMP yang sembarangan melanjutkan sekolah. Misalnya, lulusan SMP yang tidak mempunyai potensi bakat-minat ke jalur akademik sampai perguruan tinggi, tetapi memaksakan diri masuk SMA, dia tidak akan lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tetapi tanpa lulus UAN mustahil bisa sampai perguruan tinggi.

Contoh 3
Kebiasaan menabung sejak dini memberi manfaat besar bagi orang yang melakukannya. Dengan menabung, secara tidak langsung seseorang berusaha menata hidupnya. Seperti sering terjadi, dalam hidup banyak kejadian yang tidak terduga, seperti sakit, tertimpa musibah, mendaftar sekolah, dan sebagainya. Hal-hal tersebut tentu memerlukan biaya. Dengan memiliki tabungan, seseorang tidak akan terlalu panik ketika berhadapan dengan kejadian yang tidak terduga itu. Mereka akan lebih mudah menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Jadi, kegiatan menabung adalah tindakan yang menguntungkan.

Contoh 4
Sebagai orang awam, saya menganggap kenaikan BBM ini sangat meresahkan dan menyulitkan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Bagi masyarakat yang mampu mungkin itu tidak akan menjadi masalah, tetapi bagi masyarakat kecil, hal ini akan berakibat fatal. Biaya hidup mereka akan lebih besar, padahal kemampuan mereka sangat minim. Kondisi sebelum BBM naik saja sudah kembang kempis, apalagi setelah BBM naik, mungkin mereka hanya bisa malan pagi. Bahkan, mungkin banyak yang kelaparan secara terselubung.

Contoh 5
Akibat perkembangan perekonomian dan pertambahan jumlah penduduk, komsumsi energi di dalam negeri juga meningkat. Kebutuhan gas di pulau jawa pada tahun 2002 sebanyak 943 juta kaki kubik per hari (MMCFD). Tahun 2005, meningkat menjadi 1,136 MMCFD. Pada tahun 2010, kebutuhan gas di pulau jawa diperkirakan 2.252 MMCFD dan tahun 2015, sebanyak 3,441 MMCFD.

Demikianlah ulasan tentang ciri-ciri beserta dengan contoh paragraf argumentasi yang dapat admin sampaikan. Semoga penjelasan diatas mudah kamu pahami dan dapat menambah pengetahuan tentang materi-materi pelajaran yang belum kamu pahami. Selamat Belajar.